Blog Keywords

Keyword for Writing

  • Home
  • About
  • Template
  • Design
  • Blogger
  • Tips Tricks
Home » Uncategories » Jurnalisme Sastrawi

4/26/11

Jurnalisme Sastrawi

Jurnalisme sastra adalah reportase berita yang dikemas dalam bentuk karangan naratif yang didramatisir oleh penulis untuk mengundang empati pembaca.
Jurnalisme sastra berkembang di Amerika sekitar tahun 1962. Saat itu, Thomas Kennery Wolfe, seorang Doktor di Universitas Yale, Amerika, menemukan sebuah penulisan reportase gaya baru dalam bentuk karangan naratif karya Gay Talase yang mengisahkan tentang hidup Joe Luis sebagai seorang petinju lapuk.
Dari sanalah Wolfe merasa terkesan dengan tulisan semacam itu. Dia mulai mengembangkan penulisan jurnalistik itu tidak semata-mata menghadirkan karangan eksposisi yang berupa kalimat-kalimat tunggal berupa fakta. Akan tetapi, penulisan jurnalistik akan lebih cair dan emosional ketika ditulis dengan gaya naratif deskriptif, layaknya sebuah novel, namun tetap tidak mengesampingkan fakta yang sesungguhnya.
Jika biasa tulisan jurnalistik selalu dibatasi dengan unsur What, Who, Where, When, Why, dan How dengan gaya bahasa yang eksposisi yang cenderung kaku. Tidak dalam jurnalisme sastra. Pengembangan penulisan jurnalistik dibagi menjadi empat kategori.
1. Adovcacy Journalism, yaitu mengembangkan tulisan jurnalistik untuk mengembangkan opini publik dengan penekanan objektivitas untuk mewujudkan fungsi penjaga moral.
2. Alternative Journalism, yaitu memetakan upaya jurnalisme dengan mengkhususkan targetpembaca.
3. Precision Journalism, yaitu menggunakan metode ilmiah oleh dunia akademis ke dalam teknik pencarian berita.
4. Literary Journalism, yaitu membuat berita dengan sejenis kreasi sastra yang dikemas dengan gaya baru dalam penulisan nonfiksi seperti sebuah novel, hanya saja dengan gaya jurnalistik yang berdasarkan fakta.
Ada beberapa hal yang berbeda dalam penulisan jurnalisme sastra agar tulisan lebih akrab dengan pembaca.
• Mengamati seluruh suasana.
Hal ini bisa dengan mendeskripsikan latar tempat, latar waktu, dan latar suasana yang terjadi dalam berita
• Meluaskan dialog.
Maksudnya memberi sedikit narasi singkat dalam dialog-dialog antar-tokoh dalam berita dengan atau tidak menambahkan fakta yang sebenarnya.
• Sudut pandang orang ketiga.
Sudut pandang orang ketiga ini berguna untuk menyapa pembaca agar pembaca merasa lebih akrab dengan tulisan sehingga terjalinhubungan emosional secara tidak langsung antara pembaca dan penulis berita.
• Mencari monolog interior.
Monolog interior berfungsi untuk mendramatisisr keadaan dengan fakta yang sesungguhnya dengan tidak melebih-lebihkannya.
Salah satu akar dari pengembangan jurnalistik sastra adalah featureyang dikembangkan Wolfe yang mengetengahkan sebuah berita dengan lebih kronologis dengan bahasa yang lebih naratif dan akrab. Biasaya tema yang diangkat dalam tulisan feature adalah human interest yang kerap menyimpan pengalaman sentimentil dari orang-orang yang menjadi sumber berita.
Dalam tulisan feature pun dilengkapi dengan para tokoh yang ahli di bidangnya yang dirangkaikan menjadi sebuah cerita yang utuh. Dari sinilah muncul bentuk tulisan yang disebut jurnalisme sastra.
Berikut ini adalah cara menyusun tulisan jurnalisme sastra.
• Penyusunan Adegan
Penyusunan adegan harus berdasarkan fakta yang sesungguhnya dengan alur yang kronologis, yang berdasar pada hubungan kausilitas setiap peristiwa. Setiap reka adegan dibuat sedikit sentimentil agar membaca larut dan berempati pada cerita yang ada.
• Penyusunan Dialog
Penyusunan dialog harus berdasarkan apa yang terjadi di lapangandan tidak ditambahkan-tambahkan atau dikurangi. Dengan dialog diharapkan akan terbangun watak setiap tokoh dalam sebuah peristiwa sehingga pembaca dapat menyimpulkan sendiri setiap karakter yang ada di sana.
• Penyusunan Sudut Pandang
Penyusunan sudut pandang sangat penting dalam penulisan jurnalisme sastra. Sudut pandang orang ketiga mutlak diperlukan karena si pencari berita seolah terlibat dalam semua peristiwa yang melaporkan kepada pembaca tentang apa yang terjadi. Bisa saja si pelapor itu menjadi tokoh utama dalam penulisannya agar bisa lebih akrab dengan pembaca.
• Mencatat Detail
Semua hal yang terjadi harus tercatat secara terperinci berdasarkan peristiwa yang terjadi, misalnya adat, kebiasan, latar waktu, latar tempat, latar suasana, karakter tokoh, harus tergambarkan dengan baik.
Salah satu contoh dari bentuk jurnalisme sastra yang bisa dijadikan referensi bacaan Anda adalah Luka Cinta Andrea karya Suzanne O’Malley, sebuah novel nonfiksi yang ditulis dengan gaya naratif eksploratif sastra. Mengisahkan tentang seorang ibu yang membunuh kelima anaknya dengan cara ditenggelamkan ke dalam bak mandi di rumahnya. Peristiwa ini terjadi pada 2001 dan menjadi berita terheboh di Amerika.
f
Share
t
Tweet
g+
Share
?
erig
7:25 PM

Belum ada komentar untuk "Jurnalisme Sastrawi"

Post a Comment

Newer Post Older Post Home
Subscribe to: Post Comments (Atom)
Find Us :

Entri Populer

  • Kode Etik Jurnalistik
    Kode etik jurnalistik sangat penting bagi wartawan untuk mengatur etika-etika sang wartawan dan menentukan yang mana harus dilakukan dan ya...
  • TV ONLINE
    blog free download
  • Embun Pagi
    Ketika Jendela Terbuka Sinar Matahari Mencubit Manja Kulit Wajahku Membelai Halus Selembar Nyawaku Setetes Embun Ku Jilat Sejuk Mera...
  • PUTRA NABABAN SANG JURNALIS BERPRESTASI
    Putra Nababan mengawali karirnya di Koran Merdeka yang berubah nama menjadi Rakyat Merdeka, kemudian pindah ke Metro tv dan ke RCTI. Pria ...

Arsip Blog

  • ►  2013 (1)
    • ►  June (1)
  • ►  2012 (27)
    • ►  November (1)
    • ►  May (7)
    • ►  April (5)
    • ►  March (5)
    • ►  February (2)
    • ►  January (7)
  • ▼  2011 (74)
    • ►  December (9)
    • ►  November (3)
    • ►  October (6)
    • ►  September (8)
    • ►  August (11)
    • ►  July (8)
    • ►  June (6)
    • ►  May (9)
    • ▼  April (7)
      • Jurnalisme Sastrawi
      • Menulis, Bicara tanpa Bunyi
      • I Love Writing (29): Menulis dengan Modal Nekat, B...
      • Kode Etik Jurnalistik
      • DASAR-DASAR MANAJEMEN
      • BAHASA JURNALISTIK
      • PUTRA NABABAN SANG JURNALIS BERPRESTASI
    • ►  March (5)
    • ►  February (1)
    • ►  January (1)
  • ►  2010 (27)
    • ►  December (10)
    • ►  November (1)
    • ►  October (3)
    • ►  September (3)
    • ►  August (10)

Pages

  • BERANDA
  • RADIO STREAMING
  • TV ONLINE
  • VIDEO
  • PICTURE

Pages

  • Home
ar_mutajalli. Powered by Blogger.
Copyright 2013 Blog Keywords - All Rights Reserved
Design by Mas Sugeng - Published by Evo Templates