Blog Keywords

Keyword for Writing

  • Home
  • About
  • Template
  • Design
  • Blogger
  • Tips Tricks
Home » Archive for April 2012

4/30/12

Pengkambing Hitaman Umat Islam Dalam Kasus Terorisme

Pengkambing Hitaman Umat Islam Dalam Kasus Terorisme

Serangan terorisme yang sering terjadi di dalam maupun di luar negeri, kemudian umat Islam yang dituduh melakukannya, itu sama sekali tidak benar. Karena jika kita perhatikan, tindakan terorisme merupakan kasus request dari pemerintah. Misalnya di Indonesia, kasus terorisme digunakan sebagai pengalihan isu kasus-kasus yang ada kaitannya dengan kebobrokan pemerintah.
Kasus Terorisme terakhir di Indonesia yaitu pada Juli 2009, bom bunuh diri di Hotel JW Marriott dan Hotel Ritz Carlton. Kasus itu bertepatan dengan kasus Bank Century. Pemerintah berusaha mengalihkan isu dengan “merequest” kasus terorisme, di situ kemudian nama umat muslim tercoreng lagi.
Padahal Islam sama sekali tidak membenarkan kasus kekerasan apalagi terorisme. Yang melakukan memang orang muslim -karena di Indonesia mayoritas muslim- tapi tidak bisa dijadikan patokan bahwa umat Islamlah dalang dibalik semua kasus terorisme. Saya tegaskan kembali bahwa terorisme merupakan kasus request, kasus yang sengaja dibuat oleh pemerintah.
Bisa kita buktikan bahwa di negara ini sudah banyak kasus request-an (Baca-pengalihan isu). Yang terakhir kemarin adalah pengalihan isu kasus korupsi yang dilakukan oleh kader partai penguasa. Pemerintah dengan cerdiknya melemparkan isu kenaikan harga BBM. Agar perhatian masyarakat teralih dari kasus korupsi ke isu kenaikan harga BBM.
Yang ingin saya tekankan, Islam hanya dijadikan kambing hitam dalam setiap kasus terorisme. Islam bukanlah agama kekerasan, Islam adalah agama yang mencintai perdamaian. Namun, Islam selalu dirusak nama baiknya dengan menyangkutpautkannya dengan berbagai kasus, khususnya kasus terorisme.
Bukan hanya di dalam negeri, di luar negeri pun demikian. Seperti kasus terorisme yang paling heboh di dunia yaitu kasus 11 September yang menghancurkan WTC, kasus ini mengakibatkan rusaknya nama Islam. Padahal sampai sekarang belum ada bukti akurat yang bisa mengaitkan Islam dengan kasus tersebut.
Negara barat hanya takut dengan Islam yang berkembang sangat pesat di Eropa dan Amerika. Sehingga mereka kemudian berpikir bagaimana caranya agar bisa merusak citra Islam di dunia, kemudian dibuatlah kasus terorisme. Mereka rela merubuhkan gedung kebanggaannya yang menjadi icon negara adidaya tersebut demi merusak citra Islam, dan itu juga dijadikan alasan agar bisa menginfasi negara-negara Arab yang kaya akan minyak bumi.
Padahal dalam sejarah, Islam tidak pernah melakukan tindak kekerasan. Seperti ketika Rasulullah melakukan penaklukan di kota mekah dan yang dilakukan Salahuddin Al-Ayyubi ketika membebaskan kota Jerussalem.
Rasulullah ketika membebaskan sebagian besar semenanjung Arab dari kekufuran, hanya menelan korban sebanyak 386 jiwa. Jumlah korban tersebut, sangat minimal jika dibandingkan dengan wilayah yang berhasil dibebaskan, dan bisa dikatakan penaklukan paling sedikit yang menelan korban dalam sejarah pertempuran umat manusia.
Selain itu, dalam Alquran juga terdapat banyak ayat yang menentang adanya kekerasan di muka bumi ini, seperti QS. Al Maidah ayat 32 :
“Oleh karena itu Kami tetapkan (suatu hukum) bagi Bani Israel, bahwa barangsiapa membunuh seseorang, bukan karena orang itu membunuh orang lain, atau bukan karena berbuat kerusakan di bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh semua manusia. Barangsiapa memelihara kehidupan seorang manusia, maka seakan-akan dia telah memelihara kehidupan semua manusia. Sesungguhnya Rasul Kami telah datang kepada mereka dengan (membawa) keterangan-keterangan yang jelas. tetapi kemudian banyak di antara mereka setelah itu melampaui batas di bumi.”
Ayat ini menerangkan bahwa betapa besarnya dosa orang yang membunuh. Dengan kata lain, Islam sangat menentang adanya pembunuhan di muka bumi ini apalagi terorisme. Jadi mustahil jika umat muslim dikatakan sebagai terorisme. Islam malah sangat memberikan apresiasi bagi orang yang menciptakan kedamaian, seperti ayat di atas yang menjelaskan bahwa barang siapa yang memelihara kehidupan seseorang maka seakan-akan dia telah memelihara kehidupan semua manusia.
Kesimpulannya, secara fakta sejarah dan hukum yang tertulis di dalam Alquran, Islam sangat menjunjung tinggi cinta damai. Islam merupakan ajaran yang menyebarkan rahmat bagi seluruh alam. Seperti dalam Alquran surat Al-Anbiya ayat 107 :
“Dan Kami tidak mengutus engkau (Muhammad) melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi seluruh alam.”
0
Komentar
f
Share
t
Tweet
g+
Share
?
erig
2:26 AM

4/21/12

Blogger Kartinian, Keikhlasan Seorang Cleaning Service

Blogger Kartinian, Keikhlasan Seorang Cleaning Service

Saya menemukan seorang kartini di masjid Al-jami’ah, dia sosok ibu separuh baya, umurnya sekitar 45 tahun. Sehari-hari dia sebagai cleaning service di salah satu masjid di Universitas Islam Negeri Jakarta. setip hari dia membersihkan toilet dan tempat wudhu wanita di masjid itu. Saya belum pernah berbicara langsung dengan beliau. Sehari-hari saya hanya melihatnya sepintas dan kadang-kadang memperhatikannya.
Pagi-pagi sekali setiap saya melewati masjid itu, beliau sudah ada di sana bersih-bersih. Kadang saya melihat dia mengelus-elus dadanya karena melihat lantai yang baru dipelnya dilewati oleh mahasiswa yang lalu lalang. Lantai yang sering dia bersihkan memang sudah bukan batas suci tapi masih area masjid, dan lantai itulah yang selalu membuatnya miris karena kadang mahasiswa lewat begitu saja dengan masih memakai sepatu tanpa sadar kalau lantai itu baru saja di pel oleh beliau.
Dia juga sering menyusun sepatu-sepatu mahasiswi, merapikannya. Karena kadang mahasiswi begitu saja melepaskan sepatunya dan masuk ke tempat wudhu tanpa merapikan sepatunya, padahal di situ sudah disediakan tempat sepatu.
Saya salut dengan beliau karena kesabarannya menghadapi mahasiswa yang kadang tidak tau diri, kedisiplinannya setiap pagi membersihkan tempat itu, kesadarannya akan pentingnya kebersihan dan keikhlasannya. Kalau saya perhatikan, dia membersihkan bukan cuma pagi saja, karena kapanpun saya lewat disitu, tempat itu selalu bersih. Padahal bisa dibayangkan berapa ratus mahasiswa yang selalu melewati tempat itu.
Sepertinya, yang dilakukannya bukan cuma cleaning service belaka. Mungkin karena dia membersihkan di masjid, jadi dia merasa ikhlas dengan apa yang dia kerjakan, dan tidak menjadikannya beban. Dia sudah menganggap apa yang dia lakukan setiap hari itu sebagai sebuah ibadah yang bernilai pahala disisi-Nya. Amiiiin..!!
0
Komentar
f
Share
t
Tweet
g+
Share
?
erig
9:42 PM

4/15/12

Pesan Ayah


“Ada banyak orang di luar sana yang akan mencederaimu”

Dini hari tadi (15/04) Jakarta di landa gempa, walaupun tidak semua orang merasakan karena gempanya tidak sedahsyat gempa yang terjadi di Aceh beberapa waktu lalu. Gempa berkekuatan 6,0 Skala Richter terjadi disaat semua orang terlelap sekitar pukul 02.26 WIB.

Saya langsung membayangkan bagaimana jika gempa semalam sekuat gempa yang di Aceh atau di Jepang kemudian disusul dengan tsunami. Yang ingin saya tekankan, apakah kita semua sudah siap dengan kejadian seperti ini, karena tidak ada yang bisa menjamin bahwa kita terbebas dari musibah. Apakah kita sudah siap untuk menghadapi hal itu??

Apalagi akhir-akhir ini media sering memberitakan kejahatan, pembunuhan, perampokan, premanisme, kekerasan, semua yang bisa menyebabkan kematian. Perampokan toko emas, kejahatan geng motor, sampai pembunuhan berantai/berencana.

Pesan ayah Lee Lipsenthal, M.D. seorang penulis buku, Nikmati Hidup Setiap Hari Seolah Hari Terakhir Kita. mengatakan bahwa “Ada banyak orang di luar sana yang akan mencederaimu”. Kita tidak tau siapa orang-orang itu, yang kita tau orang-orang itu ada.

Kematian, tidak ada seorang pun di dunia ini yang mengingkarinya. Sejahat/”sekafir” apapun seseorang pasti percaya akan kematian. Semua orang percaya kalau kematian pasti akan dilewati. Tinggal bagaimana kita menghadapinya dengan hati bijaksana.

Elisabeth Kubler-Ross, M.D., dalam buku yang ditulisnya tahun 1969, yang sekarang telah menjadi klasik, On Death and Dying, memaparkan lima tahap emosi yang dihadapi orang menjelang ajal. Tahap-tahap emosi itu adalah penyangkalan, kemarahan, tawar-menawar, depresi, dan penerimaan. fase-fase itu datang berselang, tidak berurutan, dan bersamaan dengan emosi-emosi lain yang terjadi serentak sekaligus saling bertentangan.

Tugas kita, bagaimana membuat setiap hari itu menjadi hari terbaik kita agar jika seandainya hari itu hari terakhir kita, kita tidak menyesal. Amiiin.
0
Komentar
f
Share
t
Tweet
g+
Share
?
erig
8:11 AM

4/13/12

Harapan Masa Tua

ilustrasi #diperankan oleh model#
Badannya terbungkus pakaian lusuh dibawah terik matahari, dia seorang ibu separuh baya sedang berdiri di salah satu jalan ibukota yang tidak pernah sepi, dengan tangan memelas, diantara ramainya lalu lalang kendaraan. Berharap ada seseorang yang iba melihat penampilannya dan memberikan beberapa receh. Padahal orang tidak tau kalau ketiga anaknya sedang menempuh pendidikan tinggi di luar negeri berkat kerja kerasnya mengemis untuk biaya pendidikan anaknya, dia tidak ingin anaknya seperti dirinya. Berharap suatu saat nanti bisa menikmati masa tuanya dengan bahagia ketika kelak anak-anaknya sudah sukses.
0
Komentar
f
Share
t
Tweet
g+
Share
?
erig
4:56 AM

4/10/12

Embun Pagi

Ketika Jendela Terbuka

Sinar Matahari Mencubit Manja Kulit Wajahku

Membelai Halus Selembar Nyawaku

Setetes Embun Ku Jilat

Sejuk Merasuk Memberikan Satu Kedamaian

Aku Bermain Di Atas Kuntum Rindu

Yang Besarnya Tak Terkira ...
0
Komentar
f
Share
t
Tweet
g+
Share
?
erig
6:44 PM
Newer Posts Older Posts Home
Subscribe to: Comments (Atom)
Find Us :

Entri Populer

  • Kode Etik Jurnalistik
    Kode etik jurnalistik sangat penting bagi wartawan untuk mengatur etika-etika sang wartawan dan menentukan yang mana harus dilakukan dan ya...
  • TV ONLINE
    blog free download
  • Embun Pagi
    Ketika Jendela Terbuka Sinar Matahari Mencubit Manja Kulit Wajahku Membelai Halus Selembar Nyawaku Setetes Embun Ku Jilat Sejuk Mera...
  • PUTRA NABABAN SANG JURNALIS BERPRESTASI
    Putra Nababan mengawali karirnya di Koran Merdeka yang berubah nama menjadi Rakyat Merdeka, kemudian pindah ke Metro tv dan ke RCTI. Pria ...

Arsip Blog

  • ►  2013 (1)
    • ►  June (1)
  • ▼  2012 (27)
    • ►  November (1)
    • ►  May (7)
    • ▼  April (5)
      • Pengkambing Hitaman Umat Islam Dalam Kasus Terorisme
      • Blogger Kartinian, Keikhlasan Seorang Cleaning Ser...
      • Pesan Ayah
      • Harapan Masa Tua
      • Embun Pagi
    • ►  March (5)
    • ►  February (2)
    • ►  January (7)
  • ►  2011 (74)
    • ►  December (9)
    • ►  November (3)
    • ►  October (6)
    • ►  September (8)
    • ►  August (11)
    • ►  July (8)
    • ►  June (6)
    • ►  May (9)
    • ►  April (7)
    • ►  March (5)
    • ►  February (1)
    • ►  January (1)
  • ►  2010 (27)
    • ►  December (10)
    • ►  November (1)
    • ►  October (3)
    • ►  September (3)
    • ►  August (10)

Pages

  • BERANDA
  • RADIO STREAMING
  • TV ONLINE
  • VIDEO
  • PICTURE

Pages

  • Home
ar_mutajalli. Powered by Blogger.
Copyright 2013 Blog Keywords - All Rights Reserved
Design by Mas Sugeng - Published by Evo Templates