Kita terlahir seperti matahari.
Setiap manuasia memiliki cahaya, seperti cahaya matahari di dalam dirinya. Namun kadang manusia itu tidak menyadari cahaya yang ada di dalam dirinya itu. Padahal Sang Maha Pemberi Cahaya telah memberikan cahaya kedalam diri manusia sama denga manusia yang lain. Walaupun manusia itu tidak diciptakan dari cahaya, namun cahaya itu ada di dalam setiap diri manusia tergantung manusianya apakah ingin memancarkan cahaya itu atau tidak. Manusia yang telah memancarkan cahayanya adalah manusia yang bersyukur dengan cahaya itu, karena memanfaatkan cahaya yang telah diberikan oleh Sang Pemilik cahaya.
Cahaya itu bisa berupa potensi yang ada di dalam diri manusia yang deberikan oleh Allah sebagai modal hidupnya menjalani hari-harinya. karena sebenarnya setiap manusia itu diberikan potensi yang sama dengan manusia lain. Maka seharusnyalah kita sebagai hewan yang berfikir mencari tahu potensi apa yang terdapat di dalam diri kita. Dengan mengetahui potensi itu, kita bisa lebih mudah untuk memanagenya dan membuat diri kita berarti telah terlahir di dunia ini.
Ibarat matahari, jika matahari itu tidak pernah terbit memancarkan cahayanya maka kita tidak akan mengenal yang namanya matahari. kita tidak akan tahu apa itu matahari, karena dia tidak terbit dan memancarkan cahaynya. sama halnya denagn manusia, jika kita ingin dunia tahu bahwa kita pernah terlahir maka kita harus mamancarkan cahaya, memanfaatkan potensi yang ada di dalam diri kita. Agar dunia tahu bahwa kita pernah lahir di dunia ini.
Salah satu cara agar dunia tahu bahwa kita pernah ada yaitu dengan membuat karya dan pengaruh. Dengan berkarya dan berpengaruh dunia bisa sadar bahwa kita pernah ada dan berkontribusi di dalamnya. Makanya tidak heran jika banyak manusia berlomba untuk mencari pengaruh di negaranya masing-masing, baik itu dengan menjadi pejabat, pengusaha, penulis, artis, tokoh, dan lain-lain.
Entah bagaimanapun caranya agar kita bisa dianggap oleh dunia, yang terpenting adalah bagaimana kita bisa bermanfaat dan tidak menjadi beban bagi orang lain.