Blog Keywords

Keyword for Writing

  • Home
  • About
  • Template
  • Design
  • Blogger
  • Tips Tricks
Home » artikel » ceritaku » dosen » kampus » mahasiswa » universitas » Enam Tipe Dosen

6/7/13

Enam Tipe Dosen

Tulisan ini saya buat karena kekesalan saya dengan dosen yang hanya masuk dua kali dalam satu semester. Dia masuk dipertemuan pertama dan terakhir saja, sisanya hanya ngasih tugas yang nggak masuk akal lewat situs pribadinya. Berawal dari situ saya melakukan penelitian singkat dan mengelompokkan dosen dalam beberapa tipe seperti berikut. 

Dosen Militer 
Dosen ini saya sebut dosen militer bukan karena killernya tapi karena kedisiplinannya. Kalau jadwal mengajarnya setengah delapan, jam tujuh dosen ini sudah ada di dalam kelas. Pokoknya dalam satu semester, dosen ini tidak pernah telat. Cara mengajarnya pun ketat, disiplin dan sangat teratur. Absennya juga tidak kalah ketat, pokoknya dosen ini menerapkan kedisiplinan tingkat tinggi dalam mengajar. Nilai yang diberikan pun sesuai dengan kerja keras mahasiswa dan tidak pernah berpihak. Penilaiannya sangat objektif sesuai usaha mahasiswa. Pokoknya sepuluh jempol buat dosen ini. 

Dosen Narsis 
Dosen ini sangat aktif di sosial media, paling sering upload foto narsisnya dengan artis dan orang-orang besar yang terkenal. Mengajar pun hanya menceritakan pengalaman hidupnya yang tidak ada hubungannya dengan mata kuliah. Kadang kita sebagai mahasiswa menjulukinya si Bolang, karena masa kecilnya yang tidak jauh berbeda dengan kisah si Bolang si bocah petualang. Kelebihannya, dosen ini enak ngasih nilainya, yang penting kita pintar pede katenya. Kisah dosen ini walaupun kadang tidak ada hubungannya dengan mata kuliah, tapi kisahnya kadang jadi inspirasi dan motivasi tersendiri bagi kita sebagai mahasiswanya. Tiga jempol boleh deh buat dosen ini. 

Dosen Katak 
Dosen ini saya sebut katak bukan karena dia sering melompat-lompat seperti katak saat mengajar. Tapi karena jadwal kuliahnya yang sering melompat-lompat alias dipindah seenaknya dia, disesuaikan dengan aktifitasnya diluar kampus yang tidak ada hubungannya dengan mata kuliah. Dosen ini juga sering seenaknya tidak masuk dengan alasan yang tidak masuk akal. Yang paling mengesalkan, setelah jadwalnya dipindah sesuai keinginannya, dan sudah tiba di hari H, malah dia nggak masuk, trus ngasi tugas seenaknya, gedeg kan jadinya sama dosen ini. Kasian kan temen lain yang udah jauh-jauh dari Bogor pas nyampe kampus dosennya nggak masuk. 

Dosen Bayangan 
Dosen ini saya sebut dosen bayangan karena yang sering masuk kelas adalah bayangannya alias asistennya. Dosen ini biasanya dosen yang sudah punya jam terbang tinggi, dia mengajar bukan hanya di satu universitas, mengajarnya bahkan sampai keluar-luar negeri. Dosen ini biasanya yang sudah berpredikat professor, doktor dan guru besar. Dia masuk kadang-kadang aja, sesempatnya dia aja. Sebenarnya cara mengajar dosen ini bagus, saya bahkan lebih semangat kalau dosen ini yang masuk karena lebih berpengalaman, cara mengajarnya lebih asyik. Keselnya sama asistennya, selain cara mengajarnya kurang bagus, asisten itu juga tidak lebih cerdas dari mahasiswa. Tidak jarang kami meledeknya dari belakang. peace bro.. parahnya lagi asisten ini bersikap masa bodoh dengan tingkah mahasiswanya, -takut kali diee- prinsipnya mungkin yang penting saya masuk, terserah kalian mau memperhatikan atau tidak yang penting sudah menggugurkan amanah dari sang guru besar. 

Dosen Licik 
Dosen ini kenapa sebut licik karena dalam satu semester -kurang lebih lima belas kali pertemuan- dia masuk hanya dua kali, parah kan?? [dosen ini yang saya maksud dalam pengantar di atas] Masuknya hanya pertemuan pertama dan terakhir, jelang ujian. Dia sibuk diluar, entahlah.. mungkin masih kangen dengan masa-masa ketika dia masih mahasiswa bolos seenaknya, sibuk diluar, mungkin mau jadi aktivis, nerbitin buku sampai ratusan tapi tidak sadar kalau bukunya tidak pernah laku dipasaran, karena niatnya salah saat nerbitin buku. Dia hanya ngejar nilai sebagai syarat professor dan gelar guru besar. Lumayan kalau sudah dapat gelar itu otomatis gajinya naik. Makanya dia malas ngajar karena nilai mengajar jauh lebih rendah dibanding nilai nerbitin buku. Lah, trus selama tiga belas pertemuan mahasiswanya ngapain aja?? Tenang, dosen ini sudah punya jurus ampuh biar mahasiswanya ada kerjaan dan nggak bikin kerusuhan dimana-mana. Dosen ini ngasih tugas setiap minggunya yang nggak masuk akal. Yah otomatis mahasiswa juga kerjanya asal-asalan, dibaca juga sama dia nggak. Yang penting ngumpulin aja dan ada nama kita dilembaran tugas itu, copas dari temen aja juga jadi. 

Dosen Karet 
Dosen tipe ini masih lebih mending dari dosen licik, karena masih masuk, masih bertanggung jawab dikit. Dosen ini sebenarnya rajin, hanya datangnya sering terlambat aja. Makanya saya sebut dosen ini dosen karet. Dan terlambatnya itu bener-beneran terlambat, nggak tanggung-tanggung, telatnya sampai sejam bro. Alasannya sih biasa, macet. Padahal kalau di Jakarta macet bukan alasan lagi, karena budaya macet itu sudah mendarah daging dalam diri masyarakat ibukota. Kalau jadwal ngajarnya jam 07.30 dosen ini datang paling cepat jam 08.30 kadang juga datang jam 09.00. Keselnya itu, dosen ini kan udah tau kalau dirinya terlambat, seharusnya dia selesai jam 09.45 malah dia keluar jam 10.30 kadang juga jam 11.00 ngajarnya sampai ngambil jam dosen berikutnya. Jadinyakan kita telat dimata kuliah berikutnya. Tapi masih mendinglah, masih pasti masuk. Daripada dosen katak yang sering PHPin. 

Bagi kalian yang baca tulisan ini dan mungkin Anda dosen atau pernah jadi dosen atau suatu saat jadi dosen silahkan pilih akan jadi dosen tipe mana. Tidak penting bagi kami sebagai mahasiswa, Anda tipe dosen mana. Yang terpenting diakhir perkuliahan Anda ngasih nilainya enak, nilai yang memuaskan, itu sudah lebih dari cukup. 

Entahlah…
f
Share
t
Tweet
g+
Share
?
erig
10:30 AM

Belum ada komentar untuk "Enam Tipe Dosen"

Post a Comment

Older Post Home
Subscribe to: Post Comments (Atom)
Find Us :

Entri Populer

  • Kode Etik Jurnalistik
    Kode etik jurnalistik sangat penting bagi wartawan untuk mengatur etika-etika sang wartawan dan menentukan yang mana harus dilakukan dan ya...
  • TV ONLINE
    blog free download
  • Embun Pagi
    Ketika Jendela Terbuka Sinar Matahari Mencubit Manja Kulit Wajahku Membelai Halus Selembar Nyawaku Setetes Embun Ku Jilat Sejuk Mera...
  • PUTRA NABABAN SANG JURNALIS BERPRESTASI
    Putra Nababan mengawali karirnya di Koran Merdeka yang berubah nama menjadi Rakyat Merdeka, kemudian pindah ke Metro tv dan ke RCTI. Pria ...

Arsip Blog

  • ▼  2013 (1)
    • ▼  June (1)
      • Enam Tipe Dosen
  • ►  2012 (27)
    • ►  November (1)
    • ►  May (7)
    • ►  April (5)
    • ►  March (5)
    • ►  February (2)
    • ►  January (7)
  • ►  2011 (74)
    • ►  December (9)
    • ►  November (3)
    • ►  October (6)
    • ►  September (8)
    • ►  August (11)
    • ►  July (8)
    • ►  June (6)
    • ►  May (9)
    • ►  April (7)
    • ►  March (5)
    • ►  February (1)
    • ►  January (1)
  • ►  2010 (27)
    • ►  December (10)
    • ►  November (1)
    • ►  October (3)
    • ►  September (3)
    • ►  August (10)

Pages

  • BERANDA
  • RADIO STREAMING
  • TV ONLINE
  • VIDEO
  • PICTURE

Pages

  • Home
ar_mutajalli. Powered by Blogger.
Copyright 2013 Blog Keywords - All Rights Reserved
Design by Mas Sugeng - Published by Evo Templates